Intervensi Diary DOREMI Pada Remaja Obesitas Di SMAN 4 Palangka Raya

Main Article Content

Sri Laksmi Dewi
Sugiyanto Sugiyanto
Erma Nurjanah Widiastuti

Abstract

Latar Belakang: Obesitas pada remaja dapat menurunkan rasa percaya diri dan gangguan psikologis, sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan atau pencegahan melalui pendidikan gizi salah satunya konsultasi gizi menggunakan media yang mudah diterima kalangan remaja. Tujuan: Mengetahui pengaruh konseling dengan Diary DOREMI pada remaja obesitas di SMA Negeri 4 Palangka Raya. Metode: Desain penelitian menggunakan eksperimen semu dengan one group pre-test post-test. Pengambilan subyek dengan purposive sampling diperoleh 15 responden. Data yang dikumpulkan adalah usia, jenis kelamin, pola makan, asupan energi, aktivitas fisik, dan berat badan. Analisis bivariat menggunakan uji Mc Nemar, Paired T-test dan Wilcoxon. Hasil: Remaja yang obesitas sebanyak 53,3% berusia 13-15 tahun dan 73,3% laki-laki. Terdapat pengaruh konseling dengan Diary DOREMI terhadap pola makan (p= 0,046), berat badan (p=0,017) dan asupan energi (p=0,000), serta tidak terdapat pengaruh terhadap aktivitas fisik (p=0,065). Kesimpulan: Terdapat pengaruh konseling dengan Diary DOREMI terhadap pola makan, berat badan, dan asupan energi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Dewi SL, Sugiyanto S, Widiastuti EN. Intervensi Diary DOREMI Pada Remaja Obesitas Di SMAN 4 Palangka Raya. JNUTRI [Internet]. 2021Dec.1 [cited 2026May21];23(2):94-100. Available from: https://www.nutrisiajournal.com/index.php/JNUTRI/article/view/218
Section
Community Nutrition

References

[1] Sulistyoningsih H, Gizi Untuk Kesehatan Ibu Dan Anak I. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2011.
[2] Marmi, Gizi dalam Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.
[3] Arisman, Gizi dalam daur kehidupan Buku ajar ilmu gizi. Jakarta: penerbit buku kedokteran EGC, 2009.
[4] K. K. RI, Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kegemukan dan Obesitas pada Anak Sekolah. Jakarta, 2011.
[5] Y. dkk Mumpuni, Cara Jitu Mengatasi Kegemukan. Yogyakarta: ANDI.
[6] Fithra Dieny, Permasalahan Gizi pada Remaja Putri. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2014.
[7] Riskesdas, “Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (RisKesDas),” 2018.
[8] I. D. N. Supariasa, Pendidikan & Konsultasi Gizi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC, 2011.
[9] J. Pada, R. Obesitas, and D. I. Semarang, “Pengaruh Konseling Gizi Sebaya Terhadap Asupan Serat Dan Lemak Jenuh Pada Remaja Obesitas Di Semarang,” J. Nutr. Coll., vol. 5, no. 1, pp. 36–43, 2016, doi: 10.14710/jnc.v5i1.16357.
[10] D. S. Ayu and O. W. Kasmini Handayani, “Diary Teratas (Terapi Anak Obesitas) Dalam Perubahan Perilaku Gizi Siswa Sekolah Dasar,” Unnes J. Public Heal., vol. 5, no. 2, p. 167, 2016, doi: 10.15294/ujph.v5i2.10125.
[11] K. P. dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia Online. Jakarta, 2012.
[12] R. A. D.S, “Faktor Risiko Obesitas Pada Anak 5-15 Tahun DI Indonesia,” Makara Kesehat., vol. 15, no. 1, pp. 37–43, 2011.
[13] N. Ningrum, R. Ambarwati, and E. Sulistyowati, “Pengaruh Konseling Gizi Dengan Media Booklet Terhadap Konsumsi Sayur Buah Dan Fast Food Pada Remaja Obesitas,” J. Ris. Gizi, vol. 7, no. 2, pp. 115–119, 2019, doi: 10.31983/jrg.v7i2.5150.
[14] B. M.E, At a Glance Ilmu Gizi. Jakarta: Erlangga, 2009.
[15] S. Ishak, H. Hatta, and A. J. Hadi, “Hubungan Pola Makan, Keterpaparan Media Dan Keturunan Terhadap Kelebihan Berat Badan Pada Siswa Sekolah Dasar,” Promot. J. Kesehat. Masy., vol. 9, no. 1, pp. 76–84, 2019.
[16] C. Hendra, A. E. Manampiring, and F. Budiarso, “Faktor-Faktor Risiko Terhadap Obesitas Pada Remaja Di Kota Bitung,” J. e-Biomedik, vol. 4, no. 1, pp. 2–6, 2016, doi: 10.35790/ebm.4.1.2016.11040.
[17] A. Pramono and M. Sulchan, “Kontribusi Makanan Jajan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Obesitas Pada Remaja Di Kota Semarang,” Gizi Indones., vol. 37, no. 2, p. 129, 2014, doi: 10.36457/gizindo.v37i2.158.
[18] A. Lestantina, “KONSELING GIZI PADA REMAJA OBESITAS,” J. MEDIA Kesehat., vol. 11, no. 1, pp. 071–078, Nov. 2018, doi: 10.33088/jmk.v11i1.359.
[19] H. S. Imbar, J. Sineke, and C. Rugian, “Pengaruh Konseling Gizi Pada Asupan Makan Remaja Obesitas Di Smp Kristen Woloan Kota Tomohon,” J. GIZIDO, vol. 11, no. 01, pp. 23–27, 2019, doi: 10.47718/gizi.v11i01.751.
[20] A. S. Kosnayani and I. S. Aisyah, “Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Obesitas Remaja,” Siliwangi, vol. 2, no. 2, p. 128, 2016.
[21] W. Kurdanti et al., “Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian obesitas pada remaja,” J. Gizi Klin. Indones., vol. 11, no. 4, p. 179, 2015, doi: 10.22146/ijcn.22900.
[22] Anto, dkk., “PENGARUH KONSELING MEMODIFIKASI GAYA HIDUP TERHADAP PENCEGAHAN OBESITAS PADA REMAJA The Effect Of Counseling to Modification the Lifestyle On Prevention Of Obesi-ty In Adolescents,” J. Kesehat. Masy., vol. 7, no. 2, pp. 99–106, 2017, [Online]. Available: https://www.mendeley.com/viewer/?fileId=008cb308-f2cb-a399-7851-1dac8d968ad3&documentId=9e8e7a32-eca7-3106-a6f0-25df520a00d8.
[23] A. Muharramah, M. Doewes, and D. G. Tamtomo, “Effects of jogging and breakfast consumption on weight changes in overweight high school students at Surakarta-Indonesia,” Bali Med. J., vol. 7, no. 2, pp. 472–474, 2018, doi: 10.15562/bmj.v7i2.1065.
[24] R. M. Nadia P, S. Wahyuni, and S. Ambar Widiyawati, “HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DI SD MARDI RAHAYU UNGARAN KABUPATEN SEMARANG,” J. Holistics Heal. Sci., vol. 1, no. 1, pp. 65–78, Sep. 2019, doi: 10.35473/jhhs.v1i1.13.
[25] N. Podojoyo, Susyani, “Konseling Gizi Terhadap Penurunan Berat Badan Remaja Overweight Dan Obes Di Kota Palembang,” J. Pembang. Mns., 2007.
[26] E. Emilia and R. Cilmiyati, “Pengaruh Konseling Gizi, Aktifitas Fisik, Dan Asupan Makanan Terhadap Penurunan Berat Badan Remaja Sma Yang Kegemukan,” Pontianak Nutr. J., vol. 3, no. 1, p. 6, 2020, doi: 10.30602/pnj.v3i1.624.