Abstract

Latar belakang : Anemia Gizi besi (AGB) merupakan salah satu masalah gizi yang banyak dijumpai di Indonesia khususnya pada remaja. Remaja putri beresiko tinggi mengalami anemia. Pencegahan anemia gizi besi pada remaja dapat dilakukan  melalui pemberdayaan masyarakat melalui edukasi pada kelompok sebaya. Tujuan Khusus : Mengetahui pengaruh pemberdayaan masyarakat melalui edukasi kelompok sebaya terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan anemia gizi besi pada remaja. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian quacy experimental dengan rancangan pre-post test with control group design. Penelitian ini bertempat di Desa Trimurti, Srandakan, Bantul. Populasi dalam penelitian adalah seluruh remaja putri. Analisis bivariat menggunakan uji Independent Sample T-Test dan uji Mann Whitney. Hasil : Ada peningkatan pengetahuan secara signifikan sebelum dan setelah intervensi edukasi kelompok sebaya pada kelompok perlakuan p=0,001 (p<0,05), dan kelompok kontrol p=0,037 (p<0,05). Nilai sikap sebelum dan setelah intervensi pada kelompok perlakuan berubah positif secara signifikan dengan nilai p=0,002 (p<0,05). Nilai sikap sebelum dan setelah intervensi pada kelompok kontrol berubah secara positif tetapi tidak signifikan dengan p=0,46 (p>0,05). Kesimpulan: Intervensi edukasi kelompok sebaya meningkatkan pengetahuan dan sikap anemia gizi besi secara signifikan.