Keberagaman Konsumsi Pangan Rumah Tangga Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Main Article Content

Slamet Iskandar
Dwidjono H. Darwanto
Jangkung H. Mulyo
Lestari R. Waluyati

Abstract

Latar Belakang : Ketersediaan keberagaman pangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun 2014 sebesar 96,9%, tetapi keberagaman konsumsi pangan riilnya baru mencapai 85,3%. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberagaman konsumsi pangan rumah tangga di DIY. Metode : Penelitian menggunakan data sekunder 1.576 rumah tangga hasil Surkesnas 2015 di DIY. Data dianalisis dengan Ordinary Least Square (OLS). Hasil : Rata-rata skor keberagaman konsumsi pangan rumah tangga sebesar 65,74%. Kesimpulan : Ada pengaruh positif umur ibu, pendidikan ibu, pendapatan, dan pekerjaan terhadap keberagaman konsumsi pangan rumah tangga. Ada pengaruh negatif jumlah anggota rumah tangga dan kemiskinan terhadap keberagaman konsumsi pangan rumah tangga

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Iskandar S, Darwanto DH, Mulyo JH, Waluyati LR. Keberagaman Konsumsi Pangan Rumah Tangga Di Daerah Istimewa Yogyakarta. JNUTRI [Internet]. 2019May1 [cited 2026May8];21(1):25-32. Available from: https://www.nutrisiajournal.com/index.php/JNUTRI/article/view/155
Section
Community Nutrition

References

1. Suyatno. Survey Konsumsi Sebagai Indikator Status Gizi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Diponegoro. Semarang. 2012.
2. Ariani M, Pitono J. Diversifikasi Konsumsi Pangan : Kinerja dan Perspektif Ke Depan. 2013.
3. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY. Neraca Bahan Makanan 2015 Sementara. Yogyakarta. 2016.
4. Fadhilah D, Hartini NS, & Gunawan IMA. Efektifitas Penyuluhan Tentang Sayuran Menggunakan Media “Kartu Sayuran” Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Nutrisia. 2017; 19(2): p. 100-105.
5. Wilcox CS, Grutzmacher S, Ramsing R, Rockler A, Balch C, Safi M, Hanson J. From the Field : Empowering Women to improve Family Food Security in Afghanistan. Renewable Agriculture and Food Systems. 2014; 30(1): p. 15-31.
6. Khan REA, Azid T, Toseef MU. Determinant of Food Security in Rural Areas of Pakistan. International Journal of Social Economics. 2012; 39(12): p. 951-964.
7. Davies S. Income, Gender, and Consumption : A Study of Malawian Households. The Journal of Developing Areas. 2011; 52(3): p. 1-25.
8. Mulyo JH, Musyafak A, Timisela NR, Dirhamsyah T, Jabbaro SSK. 2013. Analisis Ketersediaan dan Pola Konsumsi Pangan Masyarakat di Daerah Rawan Pangan. Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Balitbang Pertanian. 2013.
9. Jovanovic M. Empirical Analysis of Income Changes Impact on Food Consumption Expenditure. Agriculture & Forestry. 2016; 62(3): p. 49-56.
10. Oluoko AA, Odingo. Determinants of Poverty : Lessons from Kenya. GeoJournal. 2009; 74(4): p. 311-331.
11. Ahmad M, Farooq U. The State of Food Security in Pakistan : Future Challanges and Coping Strategiies. Pakistan Institute of Development Economists. Islamabad. The Pakistan Development Review. 2010; 49(4): p. 903-923.
12. Negash M, Kelboro G. Effect of Socio-Economic Status and Food Consumption Pattern on Household Energy Uses : Implication on Forest Resource Degradation and Reforestation around Wondo Genet Catchment, South-Central Ethiopia. Eastern Africa Social Science Research Review. 2014; 30(1): p. 27-46.
13. Ismiasih. Konsumsi, Keberagaman, dan Ketahanan Pangan Pada Tingkat Rumah Tangga di Daerah Istimewa Yogyakarta. Disertasi. Program Pasca Sarjana. UGM. 2013.